you're reading...
Headline

Pembayaran Gaji 13 dan 14 ASN Pemkab Bima, ASN Jangan Menuntut Hak Tanpa Harus Memenuhi Kewajiban


13516417_10206921772302981_9085825990388926522_nBima (NTB)—Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Bima telah mencairkan gaji 13 dan gaji 14 untuk 9.653 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengabdi pada sejumlah unit kerja, baik di tingkat kabupaten, kecamatan maupun di desa. Total dana yang dicairkan sejak Jum’at (24/6/2016) lalu sebesar Rp72,08 miliar.

Wakil Bupati Bima Drs Dahlan M Noer mengatakan, agar ASN dapat mempergunakan gaji 13 dan gaji 14 tersebut secara bijak sesuai kebutuhan. Namun demikian, dengan penerimaan kedua komponen gaji tersebut, ASN harus mengimbangi dengan meningkatkan kinerja.

“ASN jangan menuntut hak tanpa harus memenuhi kewajiban. Yaitu hadir tepat waktu di tempat kerja, disiplin dalam menjalankan tugas dan menghapus budaya malas. Artinya harusnya pegawai malu menerima gaji kalau malas bekerja,” kata Dahlan, di ruang kerjanya, Senin (27/6).

Ia menyampaikan pula perlunya mengubah cara berpikir (mindset) dari yang selama ini bekerja secara biasa-biasa menjadi bekerja secara luar biasa yang dilakukan secara bertahap.

Pemberian gaji ke-13 dan tunjangan pensiun ke-13 untuk PNS, prajurit TNI, anggota Polri, pejabat negara dan penerima pensiun atau tunjangan, sudah tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2016. Sementara pemberian THR untuk PNS, Prajurit TNI, anggota Polri dan Pejabat Negara tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2016.

Sedangkan PMK tentang Gaji Ke 13 diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Republik Indonesia Nomor 96/PMK.05/2016—dan PMK tentang THR diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 97/PMK.05/2016.

Sebelumnya, Kepala Bagian Keuangan Setda Kabupaten Bima M Yamin S.Sos merincikan, pembayaran untuk gaji ke-13 sebesar Rp39,44 miliar—untuk dialokasikan kepada 3.152 ASN Golongan IV, 4.677 ASN Golongan III, 1.753 ASN golongan II dan 71 ASN golongan I.

“Pembayaran gaji Ke-13 mencakup gaji pokok ditambah tunjangan keluarga dan tunjangan lain-lain dikurangi pajak. Demikian halnya pembayaran untuk gaji ke-14 senilai Rp32,64 miliar mencakup gaji pokok dikurangi pajak,” jelas M Yamin.(bop)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

ARSIP

%d blogger menyukai ini: