you're reading...
Headline

“Kado” Perayaan Natal di Kota Bima


Kantor Kepolisian Pos Kota Bima hangus dibakar massa dalam peristiwa bentrok antara warga Kelurahan Tanjung dan Kelurahan Dara Kota Bima Provinsi NTB, Rabu (24/12/2014) sore.(foto:Bop)

Kantor Kepolisian Pos Kota Bima hangus dibakar massa dalam peristiwa bentrok antara warga Kelurahan Tanjung dan Kelurahan Dara Kota Bima Provinsi NTB, Rabu (24/12/2014) sore.(foto:Bop)

Kota Bima (NTB)—Bentrok kedua warga Kelurahan Tanjung dan Dara Kota Bima seakan menjadi “Kado” Perayaan Hari Natal di Kota Bima-NTB. Pasalnya, beberapa saat menjelang malam hari Natal, Rabu (24/12/2014) kemarin, bentrok warga tersebut tiba-tiba meledak lantaran adanya issu pemukulan seorang siswa asal warga Dara oleh oknum yang mengaku dari warga Tanjung.
Sebelumnya, kedua warga tersebut baru sepekan melakukan islah (damai) dalam kasus serupa. Namun lantaran munculnya issu demikian, aksi serang balikpun tak terelakan. Meski sejumlah aparat Kepolisian dibantu Kompi Brimob Bima Kota diturunkan, tetapi belum bisa meredakan kedua warga yang bertikai. Sehingga bentrokpun membias hingga disejumlah titik-titik pertokoan Kota Bima. Para pengunjung maupun pedagang, terlihat lari berhamburan untuk menghindari adanya hal-hal yang tak diinginkan. Iringan dan suara siriner mobil ambulance yang datang di lokasi bentrok, seakan mengisyaratkan banyak korban yang berjatuhan pada sore itu. Sebaliknya, satuan aparat dari Kepolisian Kabupaten Bima dan Kompi Brimob Dompu, juga didatangkan.
Diperkirakan pukul 18.30 Wita, satuan Detasemen Brimob Kompi Kota Bima dan Kabupaten Dompu dibantu aparat dari Kepolisian Polres Kota dan Kabupaten Bima dan TNI, berhasil mengamankan situasi bentrok antar warga Kelurahan Tanjung-Dara Kota Bima. Meski telah jatuh korban jiwa, pengamanan lokasi bentrok tidak menuai hambatan berat.
Pengamanan situasi dua wilayah konflik tersebut setelah kedua warga yang bertikai sama-sama jatuh korban. Hanya saja, seorang warga kelurahan Tanjung bernama Iwan (18 th) meninggal dunia. Sedangkan 13 warga Dara hanya mengalami luka akibat kena panah dan peluru rakitan.
Sebelumnya, korban dikabarkan meninggal dunia akibat peluru tajam milik anggota polisi. Namun hal itu dibantah oleh Kapolres Bima Kota AKBP Andri Syahrir. Menurut dia, setelah ditangani oleh tim medis RSUD Bima, korban tersebut meninggal akibat terkena panah di bagian perut. “Dia meninggal setelah beberapa saat diberi pertolongan tim medis di RSUD Bima,” katanya kemarin.
Pantauan langsung MN, bentrok kedua warga Kelurahan Tanjung dan Dara tersebut, banyak menyisahkan kerusakan. Seperti kantor Pos Kota Kepolisian Resort Bima Kota hangus dibakar. Kerusakan lainnya yakni merobohkan dan membakar beberapa tiang reklame/baligo di sekitar lokasi bentrok.
Sementara aktivitas sekitar lokasi induk pertokoan Kota Bima menjelang hari Natal tadi malam, terlihat lengah. Hanya saja yang nampak sejumlah aparat Kepolisian yang terus siaga untuk mengantisipasi timbulnya kembali bentrok kedua warga tersebut.(bop)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

ARSIP

%d blogger menyukai ini: