you're reading...
Headline

Tim Labfor Bali Didatangkan Olah TKP


Tima Labfor Polda Bali melakukan pencarian menggunakan alat detector serpihan proyektil di sekiatar TKP.

Tim Labfor Polda Bali melakukan pencarian serpihan proyektil menggunakan alat pendeteksi (detector) timah sekitar TKP.

Bima (NTB)—Satuan Tim Inafis Polres Kabupaten Bima telah melakukan olah TKP sehari pasca penembakan yang menewaskan Bripka M Yamin, di jalan lintas Sumbawa desa Rasabou kecamatan Bolo kabupaten Bima, Senin (2/6/2014) malam. Olah TKP tersebut, tim Inafis hanya menemukan dua proyektil sekitar kejadian—dan sisa lainnya belum ditemukan.
Pantauan langsung MN, kegiatan olah TKP yang dimulai sekira pukul 09.15 Wita hingga menjelang siang. Namun tim Inafis terlihat kesulitan menemukan sisa serpihan proyektil di sekitar lokasi kejadian. Kegiatan itu juga dihadiri Wakapolres kabupaten Bima Kompol Cakhyo Alam, didampingi Kasat Lantas serta beberapa petinggi Polri di Polres Bima.
Terkesan adanya kesulitan menemukan sisa serpihan proyektil tersebut, tiga orang tim Labfor dari Polda Bali didatangkan. Sore itu, mereka tiba di Bandar Udara M Salahuddin Bima menggunakan pesawat Lion Air. Dari bandara, tim Labfor langsung ke TKP.
Setelah tiba di lokasi, tim Labfor melakukan olah TKP sambil mengambil beberapa dokumentasi penting lainnya. Beberapa alat yang cukup canggih pun digunakan untuk mendeteksi keberadaan sisa serpihan proyektil yang belum ditemukan itu. Penyisiran di lorong gang, got serta atap rumah sekitar TKP, juga dilakukan menggunakan alat (detektor) pendeteksi timah. Namun pencarian sisa serpihan peluru terpantau begitu sulit. Meski demikian, tim Labfor bersama Inafis terus berupaya untuk menemukan salah satu benda sebagai petujuk senjata yang digunakan pelaku.
Hingga berita ini diturunkan, polisi saat ini belum memberikan keterangan pers secara detail, termasuk motiv dibalik penembakan yang menewaskan Bripka M Yamin di jalan lintas sumbawa desa Rasabou, kecamatan Bolo-Bima-NTB.
Informasi yang dihimpun, pasca peristiwa penembakan, polisi telah mengambil beberapa keterangan saksi petunjuk. “Baru lima saksi yang kita ambil keterangannya. Tetapi mereka ini sebagai saksi petunjuk saja, bukan saksi yang mengarah pada pelaku. Yang lainnya belum bisa kita sampaikan,” ujar KBO Reskrim Polres Bima IPTU Abdul Khair kepada wartawan di TKP, Selasa (3/6/2014).
Sebelumnya, Bripka M Yamin tewas di tempat akibat diberondong peluru lima kali tembakan oleh dua orang pelaku bersepeda motor. Kanit Intel Reskrim Polres kaupaten Bima itu, tak bisa tertolong meski sempat dilarikan ke PKM Bolo. Penembakan tersebut diperkirakan pukul 21.45 Wita, Senin (2/6/2014) malam, di jalan Lintas Sumbawa desa Rasabou kecamatan Bolo, kabupaten Bima-NTB.(bop)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

ARSIP

%d blogger menyukai ini: