you're reading...
Headline

Diduga Senjata Dipakai Pelaku Sejenis Shotgun P1


Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

Bima (NTB)—Meski pihak kepolisian belum memastikan jenis senjata digunakan pelaku yang menembak mati Kanit Intel Reskrim Polres Kabupaten Bripka M Yamin, namun beberapa pengamat menduga senjata yang dipakai pelaku bisa saja sejenis Shotgun P1. Selain terdengar tembakan lebih dari satu kali, dorongan letupannya cukup keras.
Menurut salah satu pengamat Sukriyadin, dari analisa senjata yang digunakan pelaku kuat dugaan pistol sejenis Shotgun P1. Hal ini didukung dengan tempo penembakan hanya selang beberapa detik saja secara otomatis. “Apa lagi letupan senjata tersebut begitu menggema,” katanya berdasarkan informasi yang diperoleh dari warga.
Dikatakan pula, pistol sejenis Shotgun P1 tersebut merupakan buatan Cina, yang kadang digunakan untuk kegiatan pelatihan penembak dasar di Perbakin. Jenis peluru yang dipakai pada Shotgun P1 ini, tidak memiliki klongsong, dan hanya berupa pelor saja. Karena dulu, senjata semacam ini pernah dipakai oleh pasukan khusus atau intelejen kita ketika mereka berada di lapangan.
Selain ukurannya minim, juga mudah dibawa dan dipakai untuk melumpuhkan lawan dengan jarak efektiv 10 meter. Bisa saja mematikan lawan, itu pun tergantung besar kaliber yang ada pada senjata tersebut. Termasuk organ tubuh manusia yang menjadi sasaran tembak. “Canggihnya, jenis Shotgun P1 ini memiliki magazen serta menggunakan gas pendorong pelor, sehingga saat menembak letupannya cukup besar,” ujarnya.
“Meskipun sejenis Shotgun P1 ini berukuran minim, namun letupannya cukup besar. Apa lagi digunakan pada malam hari, suara pun semakin menggema,” lanjutnya.
Sedangkan proyektil yang dipakai pun, ditaksirkan sebesar pelor sepeda atau seukuran biji jagung. Begitupun setelah dipakai untuk menembak, kata Sukriyadin, jika kena sasaran pada tubuh manusia, maka proyektil tersebut tidak pecah dan mulus menembus. “Kecuali sasarannya terkena pada benda tumpul atau keras, maka proyektilnya akan penyot,” katanya.
Dia mengatakan, sejenis Shotgun P1 tersebut sudah menjadi rahasia umum, dan kerap dipakai oleh premanisme di kota-kota besar. Harga ilegal pun tidak terlalu mahal, Rp3 juta lebih barang mematikan itu akan didapatkan. “Ibarat orang membeli barang haram lainnya,” ujarnya.(bop)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

ARSIP

%d blogger menyukai ini: