you're reading...
Headline

Bripka M Yamin Tewas Ditembak


Situasi tadi malam saat polisi mengamankan sekitar TKP.

Situasi tadi malam saat polisi mengamankan sekitar TKP.

Bima (NTB)—Belum juga selesai penanganan kasus penembakan terhadap seorang anggota polisi dari satuan Polresta Bima di Doro Belo beberapa bulan lalu—kini penembakan serupa terjadi terhadap anggota Kepolisian Polres Kabupaten Bima.
Korban penembakkan untuk kali kedua itu yakni Kanit Intel Reskrim Polres Kabupaten Bima-NTB Bripka M Yamin, tewas ditembak oleh dua orang tak dikenal. Peristiwa itu diperkirakan pukul 21.45 WITA, di jalan lintas Sumbawa desa Rasabou kecamatan Bolo, kabupaten Bima, Senin (2/6/2014) malam.
Menurut beberapa informasi yang dihimpun MN di TKP, kejadian tersebut sekilas dan sempat mengagetkan warga sekitar TKP. Pasalnya, sebanyak lima kali letusan senjata (pistol) terdengar beberapa warga sekitar kejadian.
Masih informasi tersebut, awal kejadiannya, di saat Bripka M Yamin sedang mengendarai sepeda motor jenis Mio berwarna putih, datang dari arah timur hendak ke rumah kontrakannya di desa Rasabou. Namun saat diperjalanan, tiba-tiba dua yang orang menggunakan sepeda motor jenis Jupiter mendekati korban dari belakang, lalu mengarahkan pistol dan menembak tiga kali ke arah korban.
Meski korban sudah terkapar, tembakan dua kali berlanjut ke bagian kepala korban. Hingga anggota Polisi kelahiran desa Leu kecamatan Bolo tersebut, tewas di tempat.
Beberapa luka pada bagian kepala akibat tembakan, cukup terlihat pada foto yang sudah terkapar di jalan raya nasional dengan luka tiga lubang akibat tersarang peluru pada bagian kanan kepala korban.
Sementara itu, warga yang sempat mendengar suara tembakan, langsung melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Bolo. Dan, tak lama kemudian, sejumlah aparat dari Kepolisian Polres Bima tiba di lokasi untuk olah TKP.
Tadi malam, polisi masih melakukan pencarian percikan timah dan beberapa alat bukti lainnya di sekitar kejadian. Bahkan untuk memuluskan pencarian barang itu, separuh jalan nasional tadi malam dipasang alat larangan melintas agar warga tidak masuk dalam lokasi TKP.
Sementara ini, polisi belum bisa memberikan keterangan menyusul peristiwa yang menewaskan salah satu dari anggota mereka.(adi)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

ARSIP

%d blogger menyukai ini: