you're reading...
Headline

Pemkab Bima-AIPD Genjot Kualitas SPM


20140322_101726_resizedBima (NTB)—Pemerintah Kabupaten Bima bekerja sama dengan AIPD Australia dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Brawijaya (LPPM UB), mengadakan pendampingan penyusunan profil Standar Pelayanan Minimum (SPM). Kegiatan itu selama tiga hari bertempat di aula Akbar Hotel Mutmainah Kota Bima, Kamis (27/3) lalu.
Sebanyak 35 orang peserta dari SKPD sektor pertanian lingkup pemerintah Kabupaten Bima merupakan pengampu utama 15 bidang SPM. Kegiatan tersebut dihajatkan untuk pembangunan daerah dengan menerapkan pelaksanaan SPM yang baik sesuai rencana.
Menurut perwakilan AIPD Umar SH, penyusunan profil SPM menjadi tolok ukur dalam perencanaan pembangunan daerah, sehingga pelayanan pada masyarakat dapat maksimal dan menjadi tolok ukur penilaian kerja SKPD.
“Penerapan SPM yang tidak optimal juga bisa berimplikasi pada pengurangan alokasi dana DAU dan DAK dari pemerintah pusat, bila pemerintah daerah tidak mampu melaksanakan SPM dengan baik,” kata Umar.
Sementara itu, Perwakilan LPPM UB Buyung Nasution S.S menjelaskan, dalam hubungan dengan penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat oleh Pemerintah Daerah, pelaksanaan urusan wajib dan pilihan menjadi tolak ukur dan indikator keberhasilannya.
Menurut Buyung, penyelenggaraan urusan wajib merupakan penyediaan pelayanan dasar kepada masyarakat sesuai Standar Pelayanan Minimal sebagai alat ukur yang ditetapkan pemerintah. Hal ini selaras dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) Tahun 2009-2014. Dokumen ini berfokus kepada adanya perbaikan pelaksanaan desentralisasi dan otonomi daerah, serta kualitas pelayanan publik yang lebih murah, cepat, transparan, akuntabel dan makin meningkat yang ditandai terpenuhinya Standar Pelayanan Minimum (SPM) di semua tingkatan pemerintahan.
Sementara, dalam materi “Desain pelaksanaan penyusunan profil SPM”—merupakan media sosialisasi SPM kepada masyarakat luas, selain sebagai bahan dokumentasi kegiatan untuk melihat kinerja (performance) pelaksanaan kegiatan. “Aspek lainnya yang menjadi alasan adalah untuk mengetahui perkembangan SPM dari waktu ke waktu serta menjadi gambaran komitmen daerah dalam penerapan SPM,” demikian disampakan konsultasi kegiatan Humaidi.
Berdasarkan dari materi tersebut, bahwa data yang dibutuhkan untuk penyusunan profil SPM kabupaten Bima adalah data capaian SPM tahun 2013 dalam bentuk grafik atau tabel, personil pendukung kegiatan SPM, anggaran, program, kegiatan serta paparan masalah dan solusi yang ditawarkan.(bop)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

ARSIP

%d blogger menyukai ini: