you're reading...
Hukum

PN Raba Bima Eksekusi Paksa Lahan 1,74 Ha di Bandara M Salahudin


974072_533255656731109_1442411810_nMNnews (NTB)—Lahan seluas 1,74 hektar yang dipakai tempat SPBU penyimpanan bahan bakar pesawat (Avtur) Bandar Udara M Salahuddin Bima, kini telah diambil alih oleh ahli pewaris setelah hampir 10 tahun lamanya proses gugatan itu berjalan.
Sebelumnya, Pengadilan Negeri (PN) Raba Bima menjatuhkan putusan atas sengketa tersebut dimenenagkan oleh pihak penggugat (pemohon) atas nama H Mansyur H Ahmad, yang merupakan ahli waris atas hak lahan tersebut. Namun pihak Bandar Udara setempat mengajukan naik banding hingga PK di Mahkamah Agung (MA).
Namun upaya yang dilakukan pihak bandara, tidak membawakan hasil karena nasib masih berpihak kepada penggugat. Hingga, Kamis (19/6/2013) pagi, pelaksanaan eksekusi pun dilakukan tanpa hambatan, dengan pengamanan satu pleton pasukan Dalmas dari Kepolisian Resort Bima hingga berakhir sekira pukul 12.00 Wita siang.
Pantauan langsung MNnews di lapangan—pihak keluarga H Mansyur H Ahmad asal warga desa Teke kecamatan Palibelo kabupaten Bima, terlihat suka ria saat Panitera Pengadilan Negeri Bima membacakan amar putusan eksekusi. Dimana eksekusi tersebut merupakan tahap eksekusi secara paksa, setelah tergugat dan termohon eksekusi tidak mengindahkan putusan PN Raba Bima yang telah melayangkan surat teguran dengan masa tenggang waktu delapan hari terhitung sejak tanggal 23 Mei sampai 31 Mei 2013 lalu.
Adapun areal sengketa yang diserahkan ke pihak H Mansyur yaitu berupa lahan tanah kosong, sedangkan yang telah digunakan bangunan menara (tower)—atau tempat penyimpanan bahan bakar serta tempat karantina hewan—akan dibayarkan ganti rugi oleh pihak bandara.
Setelah membacakan berita acara eksekusi, Panitera PN Bima memberikan surat keputusan kepada pihak pemohon dan pihak termohon yang sebelumnya sudah ditandangani dan disyahkan oleh beberapa saksi termasuk kepala desa Belo.
“Alhamdulillah, perjuangan hampir 10 tahun lamanya, kini telah menjadi hak milik kami,” ujar H Mansyur bersyukur disela-sela kegiatan eksekusi berlangsung.(adi pradana)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

ARSIP

%d blogger menyukai ini: