you're reading...
Headline

Manuver Pasukan Terjung TNI Hiasi Langit Bima


Examples of Good Paratrooper Jump Technique.3gp_000156333MNnews (NTB)—Latihan gabungan (Latgab) Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berlangsung di wilayah Kota/Kabupaten Bima sejak 17 Mei 2013 kemarin, menjadi pandangan menarik bagi masyarakat di dua daerah itu.
Diperkirakan 6 pesawat setara Hercules milik TNI UD, melakukan manuver di langit cerah wilayah kecamatan Bolo-Madapangga dan sekitarnya, Sabtu kemarin. Hampir seluruh mata tertuju menyaksikan pesawat-pesawat pengangkut pasukan terjun dari TNI AU.
Tak hanya di udara, warga juga mengamati pemandangan di teluk Bima, dimana telah berjejer kapal-kapal amphibi yang didrop dari kapal induk di Asa Kota. Sementara di lapangan Godo, pasukan terjun payung mulai turun. Di sekitar Depo Pertamina, pasukan Marinir merangsek masuk ke laut.
Gambaran suasana tersebut, memperlihakan cara lantihan perang pasukan TNI dalam menggempur di beberapa titik sasaran. Ini juga menjadi skenario yang dilakukan pasukan gabungan TNI angkatan Darat, Laut dan Udara.
Wilayah kabupaten/Kota Bima tahun 2013 ini, mendapatkan kepercayaan menjadi obyek latihan militer perang TNI.
Seperti dikemukakan Dandim 1608 Bima Letkol Inf Tomyy Ferri dalam surat himbauan sebelumnya, Latihan Gabungan (LATGAB) TNI 2013 yang berlokasi di Kabupaten Bima dan Kota Bima, dilangsungkan tanggal 17-19 Mei 2013.
LATGAB tersebut melibatkan 16.754 personil gabungan dari TNI AU, AD dan AL—dengan pengerahan Alutsista (Persenjataan) masing-masing angkatan.
Dalam Latgab itu, pasukan TNI yang melewati dan melakukan penyisiran di areal-areal latihan sekitar tempat tinggal warga masyarakat—yang dilaksanakan mulai pagi hingga malam.
Dalam catatan Dandim 1608 Bima, areal-areal yang menjadi tempat Latihan Gabungan (LATGAB) TNI 2013 ini, ada tiga skenario latihan yang dilaksanakan, yakni skenario menguasai pesisir, menguasai Bandara dan Skenario ‘Perang Kota’.
Sementara wilayah yang akan menjadi lokasi LATGAB TNI 2013 dalam skenario ‘Perang Kota’ adalah di Pantai Ule, Lawata, Pelabuhan Bima, Kompleks SPMA, Jatiwangi, Penana’e, Kendo, Terminal Kumbe, Puskesmas Rasanae Timur, Oi Fo’o, Rontu, Panggi dan Sambinae.
Untuk Angkatan Udara, akan melakukan Operasi Lintas Udara (Terjun Payung) di dusun Godo Desa Dadibou.
Pasukan LINUD akan melakukan latihan Alteleri penguasaan Bandara dengan Target Bandara Sultan Salahuddin Bima, BMKG Bima, Radar Bandara, Wilayah Tambak Sekitar Bandara, desa Panda, Kampung Kalate, Kampung Lewi Dua, Tonggondoa, Kalaki, Kompleks PLTD Oi Ni’u Dan Doro Karaci Wadu Wane Woha.
Pasukan Marinir juga akan melakukan Operasi Pendaratan di Pantai Ule dan Lawata. Serangan Udara Secara Langsung (Penembakan Mortir) dari Pesawat Super Fulcano dengan sasaran Bukit Mbaju (Doro Parongge Dundu Jara) Desa Risa Kecamatan Woha kabupaten Bima.
Untuk Operasi Teritorial Dari SATGASTER (Satuan Tugas Tempur) YONIF 742/SWY, meliputi Medan Tempur di Desa Mpuri, Rade, Sanolo, dusun Sonco, desa Rato dan Monggo.(sumber:Dandim 1608 Bima/adi pradana)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

ARSIP

%d blogger menyukai ini: