you're reading...
Teroris

Densus 88 Tembak Mati Tiga Terduga Teroris, Satu Diantaranya Warga Bolo


Ilustrasi MNnews

Ilustrasi MNnews

MNnews (NTB)—Dikabarkan, tiga orang terduga teroris tewas tertembak mati oleh Tim Detasemen (Densus) 88 Antiteror. Peristiwa berdarah itu, diperkirakan pukul 05.00 WITA, di wilayah Kelurahan Kandai II Kecamatan Woja-Dompu, Sabtu (2/5) dini hari. Kejadian itu juga sempat membuat geger masyarakat Dompu. Bahkan sejumlah warga sekitar berdatangan ke lokasi yang tidak jauh dari terminal induk Ginte.
Sampai sejauh ini, belum diketahui persis jumlah terduga teroris yang berhasil dilumpuhkan aparat Densus 88 Antiteror itu. Demikian juga menyangkut identitas korban. Sebab, setelah proses penyergapan hingga berhasil melumpuhkan, aparat langsung mengevakuasi korban menggunakan mobil ambulance yang sudah dipersiapkan untuk kemudian dibawa ke Mataram.
Yang memperkuat adanya tiga korban yakni ditemukan tiga titik yang masih menyisakan gumpalan darah korban di TKP. Termasuk tiga bungkusan yang diduga mayat korban saat diangkut ke mobil jenazah. “Kemungkian ada tiga orang yang meninggal. Soalnya, terdapat tiga bungkusan terpal yang diangkut ke mobil ambulance,” kata sejumlah warga yang menyaksikan jalannya evakuasi itu.
Informasi di TKP menyebutkan, korban merupakan terduga teroris yang dikabarkan merupakan pelarian dari Poso-Sulawesi Tengah. Mereka bersembunyi di pondok milik Abdullah, warga Desa O’o Kecamatan Dompu.
Di tempat itu, aparat yang terus memburu dan berhasil mengendus keberadaannya melakukan pengepungan dan akhirnya menembak mati karena mereka berusaha melarikan diri dan melawan.
Informasi itu juga menyebutkan, jumlah terduga teroris Poso yang melarikan diri ke wilayah Bima dan Dompu diperkirakan tujuh orang. Mereka diduga berhasil menyelinap masuk ke pulau Sumbawa dengan menumpang kapal barang tujuan Bima. Belakangan aparat Polri berhasil mengendus keberadaan mereka yang sudah masuk ke wilayah Dompu, hingga difokuskan pemusatan operasi.
Operasi yang dilakukan aparat Densus 88 Antiteror cukup rapi dan nyaris tidak ada yang mengatahuinya. Bahkan warga sekitar kaget setelah aparat sibuk melakukan proses evakuasi mayat korban.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, sampai sejauh ini aparat Kepolisian masih terus memburu sekitar dua terduga teroris yang diperkirakan masih berada di wilayah Bima dan Dompu.
Pihak Polres Dompu yang dikonfirmasi menyangkut operasi penyergapan terhadap terduga teroris Poso di wilayah hukum Dompu, tidak bersedia memberi keterangan. “Ini bukan kewenangan kami. Coba konfirmasikan langsung pada pihak Densus,” kata Wakapolres Dompu, Kompol Dicky Subagyo.
Sementara itu, pemilik pondok yang dijadikan tempat persembunyian terduga teroris, Abdullah yang nfi terpisah di kediamannya, Sabtu kemarin, mengaku keget dengan peristiwa tersebut. Apa lagi ia mengaku sudah belasan hari meninggalkan pondoknya. “Sudah dua kali jum’atan saya tidak ke sana (ladang,red),” kata Abdullah yang saat itu didampingi menantunya, Julkifli.
Namun, menurut Julkifli usai penembakan, langsung mendatangi TKP. Dia menilai terdapat kejanggalan yang terjadi di lokasi. Sebab, saat ditinggalkan, barang yang berada di pondok hanya terpal, tiga buah jerigen dan karpet. “Tapi yang ditemukan, justeru ada beras 10 kg, sejumlah batang korek api tanpa kepala dan air mineral setengah doz,” ungkap Julkifli.
Sementara informasi terakhir yang dihimpun MN menyebutkan, dari tiga terduga teroris yang ditembak mati oleh tim Densus 88 Antiteror itu, satu diantaranya berinisial Bt, warga kelahiran desa Leu kecamatan Bolo, kabupaten Bima. Namun selama menjalani aktivitasnya, Bt tercatat sebagai warga desa Timu, wilayah setempat.
Dalam aktifitas kesehariannya, Bt hanya diketahui warga sebagai berjualan makanan ringan tradisional. Namun pihak keluarga dikagetkan Bt ditembak mati karena diduga terlibat dalam jaringan teroris Poso.(fai/adi)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

ARSIP

%d blogger menyukai ini: