“Lingkaran Iblis Penimbun Pupuk”


….EDITORIAL….

Ibarat nyanyian ‘setan’ yang terus diulang-ulang. Masalah kelangkaan pupuk, sepertinya menjadi langganan tetap yang kerap membebani petani khususnya di Bima. Bagaimana tidak, ketika kebutuhan pupuk sudah mendesak, petani sepertinya diwajibkan bersusah payah untuk mencari kesana-kemari. Padahal, Pemerintah telah menghabiskan anggaran subsidi yang tidak sedikit hanya untuk menolong petani yang rata-rata miskin. Namun kemurahan hati Pemerintah tersebut, kerap disalahgunakan oleh oknum yang tidak bosan-bosan mendulang keuntungan.
Bicara tentang distribusi pupuk, adalah bicara tentang kebobrokan. Saat petani kebingungan mencari pupuk, pihak distributor malah sibuk menyusun dalih untuk selamatkan eksistensinya. Petani tidak butuh teori dan retorika, tapi yang mereka inginkan adalah kepastian tentang ketersediaan pupuk dan tempat dimana mereka bisa dapatkan pupuk dengan mudah. Bila kondisi seperti ini dibiarkan, jangan heran jika himpitan kesulitan mereka akan berubah jadi “bom waktu”.
Lanjutkan membaca “Lingkaran Iblis Penimbun Pupuk”

Iklan

Kumbul Ngaku ‘Ngemis’ Negosiasi dengan Pendemo


Kota Bima,MN—Kapolres Bima Kota AKBP Kumbul KS S.IK mengaku saat negosiasi dengan pendemo segala upaya telah dilakukan oleh jajarannya, terkait dilakukan secara hukum bubar paksa blokade di pelabuhan Sape – Bima, NTB. Bahkan di lapangan Kapolda NTB Brigjen Pol Arif Wachyunadi, turun langsung untuk negoisasi dengan pendemo.
“Bahkan kami mengemis kepada pendemo agar berhenti berdemo di Pelabuhan,” ucapnya dihadapan Gubernur di acara silaturahmi dengan FKPD, Toga, Toma dan jajaran Pemda Bima di paruga Parenta Bima, Jum’at (6/1) lalu.
Lanjutkan membaca Kumbul Ngaku ‘Ngemis’ Negosiasi dengan Pendemo

Gubernur NTB Turut Prihatin Insiden Lambu


Bima,MN—Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr TGH Zainul Majdi MA turut prihatin yang sangat mendalam atas kejadian yang menimpa warga masyarakat Kabupaten Bima saat insiden Lambu. Karena itu, dia meminta semua pihak agar mengedepankan kesabaran dan menempatkan sesuatu pada posisinya masing-masing didalam menyelesaikan masalah.
Insiden Lambu pada 24 Desember 2011 lalu, menyebabkan instabilitas keamanan di kabupaten Bima. “Saya yakin fitrah keluarga besar di Bima baik, maka masalah-masalah yang terjadi bisa diselesaikan dengan silaturrahmi,” harap Gubernur didampingi Anggota DPR RI Dapil NTB DR Abdurrahman, Danrem 162/Wirabakti Kolonel Inf Heru S, Kakanwil Kementrian Agama NTB Suhaimin Ismi di acara silaturahmi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Toga, Toma dan Jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Bima di Paruga Parenta, Jum’at (6/1) lalu.
Lanjutkan membaca Gubernur NTB Turut Prihatin Insiden Lambu