you're reading...
Headline

Ribuan Mahasiswa Demo Kecam Insiden Berdarah di Lambu


Bima (NTB)_Ribuan massa dari gabungan mahasiswa di Kota dan Kabupaten Bima melakukan unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Bima, Selasa (27/12/11). Unjuk rasa tersebut, disamping menolak ijin operasi pertambangan emas di kecamatan Lambu, Bima-NTB, massa juga melakukan protes atas insiden berdarah yang menewaskan empat orang warga Lambu saat pembubaran paksa blokade massa di pelabuhan Sape-Bima pada 24 Desember 2011 silam. Selain korban tewas, insiden itu juga mengakibatkan puluhan lainnya mengalami luka parah–diantara mereka ada yang dirawat di RSUD Bima dan sebagiannya dilarikan ke RSU Mataram untuk menjalani operasi akibat terkena timah panas.

,Dalam orasi mereka, meminta pemerintah daerah kabupaten Bima (Bupati Bima,red) untuk segera mencabut ijin pertambangan emas di Lambu melalui SK No.188/2010 silam. Menurut mereka, beroperasinya perusahaan tambang emas di wilayah tersebut akan membawa dampak buruk yang cukup besar, hingga mengancam kehilangan mata pencahrian masyarakat Lambu.Selain itu, keberadaan tambang emas juga mengancam dan menimbulkan pencemaran lingkungan sekitar terutama mata air sebagai sumber kehidupan puluhan ribu masyarakat di Lambu.
Pantauan langsung, unjuk rasa yang terjadi di depan Kantor pemerintah Kabupaten Bima itu berlangsung hingga pukul 12.30 Wita, setelah polisi membubar paksa. Namun pembubaran itu sempat terjadi kericuhan antara pendemo dengan aparat, hingga terjadi pengejaran.
Setelah beberapa menit berlalu, puluhan warga asal kecamatan Wera tiba ditempat yang sama. Mereka menyampaikan aspirasi terkait ijin operasi pertambangan pasir besi di wilayah tersebut. Menurut mereka, sejak dimulainya eksploirasi pasir besi di Wera, kerap terjadi getaran yang mirip seperti gempa bumi. Bahkan sejumlah nelayan yang mencari nafkah disekitar lokasi tambang, terancam ditarik jika ada aktifitas penyedotan pasir dibawah tanah.
Sebelumnya, selain korban tewas, insiden berdarah di pelabuhan Sape mengakibatkan puluhan lainnya mengalami luka parah–diantara mereka ada yang dirawat di RSUD Bima dan sebagiannya dilarikan ke RSU Mataram untuk menjalani operasi akibat terkena timah panas.Akan tetapi polisi menyebutkan dua warga tewas, 10 lainnya mengalami luka dalam pembubaran blokade tersebut.
Namun warga mengklaim, tembakan babibuta oleh 200 personil Brimob Polda NTB, 1 SSK Brimob Sumbawa, 30 personil Brimob Bima dan Dompu serta sejumlah personil dari Polres Bima Kota, menewaskan empat orang warga yakni Arif Rahman (19), Saiful (17), Ismail. Mereka ini adalah warga Desa Sumi Kecamatan Lambu. Sedangkan satu lainnya adalah Anshari aktivis IMM (Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah) Bima. Mereka diduga kuat akibat sabetan peluru di bagian dada dan pinggang.
Sedangkan korban luka lainnya mengenai bagian kaki dan luka subek di kepala. Mereka itu adalah, Syahbuddin (31) warga Desa Soro- Lambu, Ilyas Sulaiman (25) warga Desa Rato-Lambu, Ibrahim (45) warga Desa Sumi-Lambu, Awaluddin (24) Sumi-Lambu, Suhaiman (23) Lambu, Miftahuddin (18) Desa Sumi-Lambu, Masnun (15) Desa Rato-Lambu, Hasanuddin (38), dan Hasnah (39) warga Desa Sumi Kecamatan Lambu.
Blokade jalur transportasi laut di Pelabuhan Sape yang terjadi sejak 19 Desember lalu, merupakan puncak protes warga Lambu karena aspirasi mereka kurang ditanggapi oleh Pemerintah Kabupaten Bima.
Namun pemerintah daerah mengaku telah SK Pemberhentian sementara agar aktifitas pertambangan emas di Lambu tidak dilakukan.(bop)

Diskusi

One thought on “Ribuan Mahasiswa Demo Kecam Insiden Berdarah di Lambu

  1. beritax siipp…

    Suka

    Posted by ecy | Desember 28, 2011, 7:43 AM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

ARSIP

%d blogger menyukai ini: