you're reading...
Headline

H Syafru ‘Dipermalukan’ di Musda PAN


“Drs H Syafruddin HM Nur M.Si akhirnya ‘dipermalukan’ dengan perolehan dua suara dari 210 peserta yang ikut dalam Musyawara Daerah (Musda) Partai Amanat Nasional (PAN) kabupaten Bima di kecamatan Woha, Sabtu (3/12/2011) kemarin.

Bima,MN.—H Ady Mahyudi SE terus melanggeng memimpin partai berlambang matahari itu hingga periode 2015 mendatang. Dari 210 orang kader yang memberikan hak suara di arena Musda PAN, Ady memperoleh dukungan 170 suara. Sedangkan H Syafruddin selaku orang nomor dua di daerah kabupaten Bima ini hanya mendapat dukungan dua suara, dan sisanya abstain.
Seperti diberitakan Koran ini sebelumnya—Ady yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD kabupaten Bima itu telah ‘mengkrangkeng’ 175 dari 210 peserta pada Musda pemilihan ketua DPC PAN kemarin—Hanya saja yang ditargetkan itu minus lima suara dari sebelumnya.
Kendati demikian, nama Ady yang semula pernah dihadang dengan berbagai upaya untuk tidak masuk dalam Musda partai tersebut. Justru sebaliknya, dirinya mendapat dukungan dari kader militan yang sehingga melanggeng mulus memimpin partai itu.
Kemampuan Ady harus diakui, terutama dalam kubu internal PAN sendiri. Sebab, sejarah juga menoreh keberhasilannya itu yang mampu mendapat posisi kedua di lembaga legislative kabupaten Bima setelah partai Golkar. Disamping itupun, dirinya juga mampu mendongkrat dari enam kursi di DPRD menjadi tujuh kursi pada Pemilu Legislative 2009 silam.
Catatan tersebut menjadi salah satu barometer bahwa partai berlambang matahari dibawa kendali Ady Mahyudi akan mampu mempertahankan posisi hingga akan mendominasi kursi di parlemen pada pemilu legislative 2014 mendatang. “Ini target saya nanti agar PAN mendapat posisi teratas di DPRD,” janji Ady seminggu sebelum Musda PAN.
Sementara akan munculnya sistem perolehan 4% suara pada pemilu legislatif 2014 yang masih dibahas di tingkat DPR Pusat, merupakan tantang bagi pimpinan partai di masing-masing daerah. Meski demikian, Ady justru meyakini bahwa rencana tersebut akan menguntungkan bagi partai-partai besar diantaranya PAN, Golkar dan Demokrat.
“Namun tidak semestinya kita bangga akan hal itu, sebaliknya ini menjadi tantangan kita untuk sebisa mungkin memperoleh porsentase suara yang akan ditargetkan nanti,” kata Ady.(adi)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

ARSIP

%d blogger menyukai ini: