you're reading...
Headline

Ketua Forum PKBM Bolo Terancam Dilaporkan ke Polisi


‘Mengatasnamakan Sejumlah Wartawan”
Bima (NTB)—Sejumlah wartawan di kabupaten Bima mempertanyakan kepada Ketua Forum PKBM kecamatan Bolo Isnaini terkait penarikan uang dari PKBM di Bolo dengan modus untuk dibagi-bagikan kepada pers.
“Dia (Isnaini) harus menjelaskan alasan penarikan uang dari PKBM dengan notabene hasilnya akan dibagikan kepada wartawan. Apalagi jumlah yang ditarik itu dengan angka beragam,” ujar salah satu wartawan Garda Asakota Habe GA, Rabu kemarin.
Persoalan ini, lanjut dia, diketahui setelah beberapa rekan wartawan lainnya mengkonfirmasi sejumlah ketua PKBM di Bolo, yang mana senada mengakui adanya penarikan uang tersebut. “Landasan apa sehingga dia (Isnaini) melibatkan nama-nama wartawan untuk mendapatkan uang itu,” tandas Habe.
Jika tidak dijelaskan, tegas Habe, maka persoalan ini akan di laporkan ke polisi karena dianggap telah merusak citra wartawan secara umum.
Sebelumnya, sejumlah ketua PKBM di kecamatan Bolo yang dikonfirmasi tim MN, juga membenarkan penarikan itu. “Uang ini dikumpulkan oleh Isnaini dengan angka beragam,” ujar Ketua PKBM Fatimah Agan Anwar SE dikonfimasi di kediamannya, Sabtu lalu.
Senada dikatakan ketua PKBM Wahyu Rusdi, PKBM Cakrawala Drs Suparman, PKBM Matrix Abidin S.Pd. Menurut mereka, uang tersebut dikumpulkan untuk dibagi-bagi kepada wartawan. “Saya sih sudah beri dengan nilai ratusan ribu rupiah,” ujar ketua PKBM Dian Lestari Drs Anwar Marhaban.
Sekretaris PKBM Cempaka di desa Tumpu Supratman, Rabu (28/9) sore, juga membenarkan adanya penarikan uang tersebut. Namun sebelumnya, awal rapat bersama UPT Dikpora kecamatan Bolo dengan sejumlah ketua PKBM—dirinya bersikap tegas tidak setuju cara itu. “Apalagi modusnya diperuntukkan wartawan,” ujarnya saat dikonfirmasi di kediaman.
Penarikan uang tersebut, lanjut dia, juga tidak ada dasar hukum, justru sebaliknya menimbulkan persoalan.
Ketua Forum PKBM Bolo Isnaini yang di hubungi via HP, tidak bisa tersambung (di luar areal). Hingga dikonfirmasi via SMS pun, bersangkutan belum juga memberikan jawaban.
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah wartawan di Bima merencana membawa persoalan itu ke polisi jika bersangkutan tidak bisa memberikan penjelasan dan mempertanggung jawabkan atas uang yang dikumpulkannya itu.(yadin)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

ARSIP

%d blogger menyukai ini: